• An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
Sep 05
Sunday

Dinabar


Berita Duka Cita

Member Online

No users online
Guests: 162

Alumni Birthdays

today
in 2 days
zefry (25) offline
in 5 days
herdi91 (19) offline
sis362 (42) offline

Shout Box

Latest Message: 5 months ago
  • Helex : Sekretariat: Undangan Rapat bulanan tgl 11 April 2010, Jam 16.00 - selesai.
  • iwan : welcome, back. after traveling a long journey to the end of the world.
  • iwan : penantian ini berakhir dengan gembira
  • iwan : don't give up. teruskan saja filling data-base alumni IAPW. suatu organisasi tidak punya data-base, seperti sebuah buku dengan halaman putih semua.
  • iwan : total members bisa mencapai lebih dari 6000 lho, suatu potensi luar biasa hup!
  • Scarlet : Bro TG..mumpung member blm banyak, kapan data alumni seanggatan bisa diedit jadi benar? data2 tsb ukup penting. tx
  • anton : tok tok... gw ganti nick dr anton jadi driM ya.. Wink
  • iwan : Karen itu seorang wanita, ya? kirain bukan... he..he..
  • iwan : sis scarlet, thanks for your invitation.
  • Scarlet : Smlm H bck dr SG lgsg ctc&bhs wMe. akan ditrsn ths Nght. Hv Tm 2 Jn?
  • Scarlet : malam hadir bro Iwan? ntar sy traktir Wan Than mien... Smile
  • anton : hari ini ada jadwal rapat ya? Jadi-kah ?
  • Karen : Bro Iwan pernah hadiri rapat iapw tdk tdk? lumayan utk pengenalan pribadi & suasana ..
  • iwan : sekalian up-grade juga "mental kita masing2"
  • anton : asiik... JiaYou bro Teddy.. Wink
  • teddy : Iya mudah2an kalo dah diupdate, masalahnya ikut teratasi Embarrassed
  • Scarlet : Bro TG di arena siopat hanya tampil pg.2 yg lain tdk mau mcl?
  • iwan : mengapa, oh..mengapa. aku tak percaya. Andaikan mungkin, ingin aku mengajak kau kembali, seperti waktu itu. ( lagu: MUNGKINKAH )
  • Scarlet : Oh ya .. lisa A81, William & yg di Citra ... lupa namenya, betul?
  • anton : cece gw kebetulan ada 1 yg namanya Lisa juga lho.. Smile
  • Scarlet : Cei2 mau nanya nih bro Anton ini siapanya AsniLisa? kalo boleh ...
  • Scarlet : Sore bro Anton.. Team IT kyknya perlu standby krn dengar2 srn utk Program IT ud gool ... Smile
  • anton : hebat, pura2 pintar itu tidak gampang, pura2 bodoh itu luarbiasa. Sticking Out Tongue
  • Scarlet : Bro TG..di arena sio pat klik pg 1, prev or start tdk ada respon. yg tampil pg 2 sj. tx
  • iwan : utk bro Anton: Kenapa kita berpikiran demikian. mengapa? takut dibilang bodoh?

Guests are shown between [].

Only registered users are allowed to post

Member Login

Statistics

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday859
mod_vvisit_counterYesterday845
mod_vvisit_counterThis week7494
mod_vvisit_counterThis month4599
mod_vvisit_counterAll309509

Event List Cal

<<  September 2010  >>
 Mo  Tu  We  Th  Fr  Sa  Su 
    1  2  3  4  5
  6  7  8  91011
13141516171819
20212223242526
27282930   

IAPW RSS Syndicator

IAPW Corner
Forum IAPW
Welcome, Guest
Please Login or Register.    Lost Password?
Sebuah kisah teladan dari negeri China
(1 viewing) 1 Guest
Chicken Soup
Go to bottom
TOPIC: Sebuah kisah teladan dari negeri China
#779
teddy (Moderator)
Moderator
Posts: 56
graphgraph
User Offline Click here to see the profile of this user
Sebuah kisah teladan dari negeri China 1 Month, 1 Week ago Karma: 1  
Di Propinsi Zhejiang China, ada seorang anak laki yang luar biasa, sebut saja namanya Zhang Da. Perhatiannya yang besar kepada Papanya, hidupnya yang pantang menyerah dan mau bekerja keras, serta tindakan dan perkataannya yang menyentuh hati membuat Zhang Da, anak lelaki yang masih berumur 10 tahun ketika memulai semua itu, pantas disebut anak yang luar biasa.

Saking jarangnya seorang anak yang berbuat demikian, sehingga ketika Pemerintah China mendengar dan menyelidiki apa yang Zhang Da perbuat maka merekapun memutuskan untuk menganugerahi penghargaan Negara yang Tinggi kepadanya.
Zhang Da adalah salah satu dari sepuluh orang yang dinyatakan telah melakukan perbuatan yang luar biasa dari antara 1,4 milyar penduduk China. Tepatnya 27
Januari 2006 Pemerintah China, di Propinsi Jiangxu, kota Nanjing, serta disiarkan secara Nasional keseluruh pelosok negeri, memberikan penghargaan kepada 10 (sepuluh) orang yang luar biasa, salah satunya adalah Zhang Da.

Pada tahun 2001, Zhang Da ditinggal pergi oleh Mamanya yang sudah tidak tahan hidup menderita karena miskin dan karena suami yang sakit keras. Dan sejak hari itu Zhang Da hidup dengan seorang Papa yang tidak bisa bekerja tidak bisa berjalan, dan sakit-sakitan. Kondisi ini memaksa seorang bocah ingusan yang waktu itu belum genap 10 tahun untuk mengambil tanggungjawab yang sangat berat. Ia harus sekolah, ia harus mencari makan untuk Papanya dan juga dirinya sendiri, ia juga harus memikirkan obat-obat yang yang pasti tidak murah untuk dia. Dalam kondisi yang seperti inilah kisah luar biasa Zhang Da dimulai. Ia masih terlalu kecil untuk menjalankan tanggung jawab yang susah dan pahit ini. Ia adalah salah satu dari sekian banyak anak yang harus menerima kenyataan hidup yang pahit di dunia ini.Tetapi yang membuat Zhang Da berbeda adalah bahwa ia tidak menyerah.

Hidup harus terus berjalan, tapi tidak dengan melakukan kejahatan, melainkan memikul tanggungjawab untuk meneruskan kehidupannya dan papanya. Demikian
ungkapan Zhang Da ketika menghadapi utusan pemerintah yang ingin tahu apa yang dikerjakannya.

Ia mulai lembaran baru dalam hidupnya dengan terus bersekolah. Dari rumah sampai sekolah harus berjalan kaki melewati hutan kecil. Dalam perjalanan dari dan ke sekolah itulah, Ia mulai makan daun, biji-bijian dan buah-buahan yang ia temui. Kadang juga ia menemukan sejenis jamur, atau rumput dan ia coba memakannya. Dari mencoba-coba makan itu semua, ia tahu mana yang masih bisa ditolerir oleh lidahnya dan mana yang tidak bisa ia makan. Setelah jam pulang sekolah di siang hari dan juga sore hari, ia bergabung dengan beberapa tukang batu untuk membelah batu-batu besar dan memperoleh upah dari pekerjaan itu. Hasil kerja sebagai tukang batu ia gunakan untuk membeli beras dan obat-obatan untuk papanya. Hidup seperti ini ia jalani selama lima tahun tetapi badannya tetap sehat, segar dan kuat.

ZhangDa Merawat Papanya yang Sakit.

Sejak umur 10 tahun, ia mulai tanggungjawab untuk merawat papanya. Ia menggendong papanya ke WC, ia menyeka dan sekali-sekali memandikan papanya, ia
membeli beras dan membuat bubur, dan segala urusan papanya, semua dia kerjakan dengan rasa tanggungjawab dan kasih. Semua pekerjaan ini menjadi tanggungjawabnya sehari-hari.

Zhang Da menyuntik sendiri papanya.

Obat yang mahal dan jauhnya tempat berobat membuat Zhang Da berpikir untuk menemukan cara terbaik untuk mengatasi semua ini. Sejak umur sepuluh tahun ia mulai belajar tentang obat-obatan melalui sebuah buku bekas yang ia beli. Yang membuatnya luar biasa adalah ia belajar bagaimana seorang suster memberikan ijeksi/suntikan kepada pasiennya.

Setelah ia rasa ia mampu, ia nekad untuk menyuntik papanya sendiri. Saya sungguh kagum, kalau anak kecil main dokter-dokteran dan suntikan itu sudah biasa. Tapi jika anak 10 tahun memberikan suntikan seperti layaknya suster atau dokter yang sudah biasa memberi injeksi saya baru tahu hanya Zhang Da. Orang bisa bilang apa yang dilakukannya adalah perbuatan nekad, sayapun berpendapat demikian. Namun jika kita bisa memahami kondisinya maka saya ingin katakan bahwa Zhang Da adalah anak cerdas yang kreatif dan mau belajar untuk mengatasi kesulitan yang sedang ada dalam hidup dan kehidupannya. Sekarang pekerjaan menyuntik papanya sudah dilakukannya selama lebih kurang lima tahun, maka Zhang Da sudah trampil dan ahli menyuntik.

=======

Ketika mata pejabat, pengusaha, para artis dan orang terkenal yang hadir dalam acara penganugerahan penghargaan tersebut sedang tertuju kepada Zhang Da,
Pembawa Acara (MC) bertanya kepadanya, “Zhang Da, sebut saja kamu mau apa, sekolah di mana, dan apa yang kamu rindukan untuk terjadi dalam hidupmu, berapa uang yang kamu butuhkan sampai kamu selesai kuliah, besar nanti mau kuliah di mana, sebut saja. Pokoknya apa yang kamu idam-idamkan sebut saja, di sini ada banyak pejabat, pengusaha, orang terkenal yang hadir.

Saat ini juga ada ratusan juta orang yang sedang melihat kamu melalui layar televisi, mereka bisa membantumu!” Zhang Da pun terdiam dan tidak menjawab
apa-apa. MC pun berkata lagi kepadanya, “Sebut saja, mereka bisa membantumu” Beberapa menit Zhang Da masih diam, lalu dengan suara bergetar iapun menjawab,

“Aku Mau Mama Kembali.
Mama kembalilah ke rumah, aku bisa membantu Papa,
aku bisa cari makan sendiri,
Mama Kembalilah!”
demikian Zhang Da bicara dengan suara yang keras dan penuh harap.


Saya bisa lihat banyak pemirsa menitikkan air mata karena terharu, saya pun
tidak menyangka akan apa yang keluar dari bibirnya. Mengapa ia tidak minta kemudahan untuk pengobatan papanya, mengapa ia tidak minta deposito yang cukup
untuk meringankan hidupnya dan sedikit bekal untuk masa depannya, mengapa ia tidak minta rumah kecil yang dekat dengan rumah sakit, mengapa ia tidak minta
sebuah kartu kemudahan dari pemerintah agar ketika ia membutuhkan, melihat katabelece yang dipegangnya semua akan membantunya. Sungguh saya tidak mengerti, tapi yang saya tahu apa yang dimintanya, itulah yang paling utama bagi dirinya. Aku Mau Mama Kembali, sebuah ungkapan yang mungkin sudah dipendamnya sejak saat melihat mamanya pergi meninggalkan dia dan papanya.

Tidak semua orang bisa sekuat dan sehebat Zhang Da dalam mensiasati kesulitan hidup ini. Tapi setiap kita pastinya telah dikaruniai kemampuan dan kekuatan yg
istimewa untuk menjalani ujian di dunia. Sehebat apapun ujian yg dihadapi pasti ada jalan keluarnya…ditiap-tiap kesulitan ada kemudahan dan Tuhan tidak akan menimpakan kesulitan diluar kemampuan umat-Nya.

Jadi janganlah menyerah dengan keadaan, jika sekarang sedang kurang beruntung, sedang mengalami kekalahan….bangkitlah! karena sesungguhnya kemenangan akan diberikan kepada siapa saja yg telah berusaha sekuat kemampuannya.

Don't ever think that you are not lucky enough..
It's not about Lucky or Not,
BUT,what is our attitude in facing our problem?
GIve up? Jealous with the others?
Blame the other? Blame the conditions? Asking "Why" to God?
Raise up.. Struggle for it..

Do Remember:
GOD will make a way when there seems NO way..

Be Blessed... ^^
 
Logged Logged  
  The administrator has disabled public write access.
Go to top

Kata Mutiara

"

Rich blessings for health and longevity is my special wish for you in the coming year.


祝你在新的一年里身体健康,多福多寿。    

"