Tuesday, Oct 21st

Last update10:22:10 AM GMT

You are here: Artikel Pertualangan Pulau Jemur

Pulau Jemur

 

Pulau Jemur telah mengalami proses sejarah yang amat panjang dan berliku-liku. Pada masa sebelum penjajahan Belanda, sebagai bagian dari Kesultanan Malaka dan Kesultanan Melayu, Pulau ini telah terlibat dalam percaturan politik dengan wilayah perbatasan Negara Tetangga Malaysia, letak geografi yang sangat menguntungkan telah menjadikan pulau ini salah satu media pertahanan keamanan kemaritiman.

LATAR BELAKANG SEJARAH

 

 

Pulau Jemur merupakan gugusan pulau yang terletak di Selat Malaka, lebih kurang 45 mil dari Bagansiapi-api dan kurang lebih 40 mil dari Port Klang Malaysia. Terdiri dari sembilan buah Pulau Karang, lima Pulau Karang terbesar diantaranya Pulau Tokong Emas, Pulau Tokong Simbang, Pulau Labuhan Bilik, Pulau Arwah dan Pulau Jemur. Adapun pulau-pulau karang ini berada di Timur Laut, lepas pantai kota kecil Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas - Kabupaten Rokan Hilir.

Pulau ini memiliki peluang dan menyimpan potensi kekayaan alam yang belum sepenuhnya digarap secara optimal dan sumber daya perikanan yang berlimpah hingga saat ini belum dikembangkan dengan baik. Melihat kepada potensi yang dimiliki pulau ini baik secara alami maupun secara ekonomis, jelaslah pulau ini akan menjadi daya tarik potensial yang sangat kuat dalam perkembangan dari segi fisik, fisiologi, geografis, segi hidrooceanografi (pasang surut permukaan sungai), hidrologi (penyebaran dan sirkulasi air) flora dan fauna seperti beraneka rumput laut, kepiting, kerang, udang, ikan, penyu, satwa langka dan lain-lain.

Pada masa lalu menjadi wilayah kerajaan Rokan yang senantiasa menjalin hubungan sangat erat dengan kerajaan Malaka ; di masa Pemerintahan Sultan Muhammad Syah sekitar tahun 1400 M, baginda Sultan Muhammad Syah beristrikan Sang Puteri Kerajaan Rokan. Oleh-oleh seperti telur penyu kerap dihadiahkan oleh Raja Rokan kepada Sultan Malaka. Menurut catatan sejarah bahwa keturunan Raja Rokan pernah memerintah dan meluaskan pengaruhnya hingga ke wilayah Kerajaan Malaka pada tahun 1424 – 1456 M.

Berikutnya perairan di sekitar pulau ini disebut pula dalam sejarah perjuangan Kesultanan Aceh sekitar abad ke XVI menjadi salah satu wilayah strategis untuk menyerang Portugis dari Malaka pada masa itu di bawah komando Laksamana Malahayati Panglima Armada V yang berpangkalan di Pulau Rupat sebagai basis perlawanan terhadap Portugis. Perlawanan waktu itu berhasil menenggelamkan sebuah kapal Portugis di sekitar perairan Tanjung Bangsi, di mana kapal perang Aceh waktu itu sempat berlindung dan melakukan pengintaian di Pulau ini.

Setelah kemunduran imperium Aceh, Kerajaan Siak Sri Indrapura muncul sebagai penguasa di Pantai Timur Sumatera. Pulau jemur menjadi wilayah kekuasaannya yang penting. Pulau ini tidak termasuk wilayah yang diserahkan kepada pihak Belanda saat traktat Siak yang ditandatangani tahun 1858. Pulau Jemur menjadi wilayah paling utara Kerajaan Siak Sri Indrapura yang dikenal dengan wilayah Siak dulu. Singkat cerita Kerajaan Siak Indrapura pernah menjadi penguasa wilayah Pulau Jemur dan sebagai bagian dari mata rantai dan pewaris kejayaan Kesultanan Melayu di masa silam.

Pada tahun 1917 penjajah Belanda hadir di Pulau Jemur untuk meminta izin mendirikan Lampu Navigasi (mercu suar) sebagai tanda keselamatan Selat Malaka pada masa itu menjadi pusat keramaian lalu lintas kapal Internasional, sehingga Pulau jemur pun semakin erat kaitannya dengan ekonomi dunia luar. Oleh penguasa waktu itu, Datuk Amin memberi izin pendirian mercu suar dengan luas tanah kurang lebih 15 × 15 depa di bukit Jelamur. Konon di era yang sama, Pemerintah Hindia Belanda memberi konsesi kepada nelayan Tiongkok menggunakan jermal di Selat Malaka, menangkap teri dan udang di Muara Sungai Rokan.

Di masa pendudukan Jepang pulau ini menjadi bagian pusat pertahanan militer dalam menghadapi serangan dan pertahanan kemaritiman. Setelah Indonesia merdeka Pulau Jemur masuk menjadi wilayah wedana di Bagansiapi-api dan kemudian menjadi wilayah camat kubu. Pada masa konfrontasi Indonesia Malaysia (1963 – 1966) pulau ini dikosongkan dari masyarakat sipil yang kemudian dikuasai oleh militer dan dinyatakan sebagai daerah tertutup. Sejak konfrontasi secara sistematis pulau ini mengalami kemunduran luar biasa yang amat sulit untuk pulih lagi akibat pendekatan pertahanan keamanan.


POTENSI EKONOMI DAN SAJIAN WISATA PANTAI PULAU JEMUR

Keunggulan Pulau Jemur terdapat penyu hijau berusia 70 tahun ditemukan oleh Tim Konservasi Penyu Kabupaten Rokan Hilir dikawasan Pulau Jemur. penyu ini termasuk satwa langka, diperkirakan di Indonesia penyu hijau hanya ada di Pulau Jemur , di Jawa Barat melalui Sukabumi sebuah lokasi di Ujung Genteng terletak di Ujung Pelabuhan Ratu juga ditemukan Penyu Hijau dan Penyu berlimbing dengan berat minimal 60 Kilogram sampai ratusan Kilogram, habitat penyu-penyu senantiasa naik ke pantai pada sekitar bulan Agustus, September dan Oktober untuk bertelur, Penyu Hijau Pulau Jemur naik ke pantai dan bertelur sebanyak 100 – 150 butir, beberapa kalangan di pesisir menyebut Pulau Jemur dengan nama Pa-Ku yang dalam dialek Hokkian berarti penyu dari Utara. Selain itu Pulau Jemur juga memiliki basis sejarah yang dapat dijadikan objek wisata sejarah seperti Goa Jepang, Menara Mercusuar, bekas tapak kaki manusia, perigi tulang, sisa-sisa pertahanan jepang, Batu Panglima Layar, Taman Laut yang sungguh menawan dan pantai berpasir kuning emas. hamparan pasir kuning keemasan membuat pulau ini semakin unik, air yang sangat bening menjadikan pulau ini menakjubkan. Dikenal sebagai Jamrud di Selat Malaka.

Selain dan keindahan dan keunikan Pulau Jemur, tidak kalah menariknya Pantai Pulau Jemur yang memilki keaslian alam yang menggoda setiap manusia berkeinginan untuk menikmatinya. Alam Pantai pulau Jemur masih orisinil dan indah, dapat ditempatkan sebagai sajian wisata Pantai berpasir kuning emas, berselancar, game fishing, perairan untuk berenang, panorama laut dan pulau serta pemandangan matahari terbit (sunrise) dan matahari tenggelam (sunset) merupakan sajian utama yang sungguh-sungguh memancarkan kepuasan bagi para turis ; selain itu wisata snorkeling dan wisata diving dapat diperkenalkan dalam sajian wisata pantai. Wisata snorkeling merupakan jenis wisata perairan berupa aktivitas renang yang memungkinkan orang menyaksikan pemandangan bawah air karena dilengkapi peralatan seperti mask, fin dan snorkel. Wisata diving adalah jenis wisata bawah laut yang memungkinkan orang melihat pemandangan terumbu karang, ragam jenis ikan hias atau bermain dengan ikan. peralatannya terdiri dari suit, body cover diving dan regulator.

Keragaman yang ditawarkan pantai Pulau Jemur sebagai objek wisata bahari ini sesungguhnya dapat dinikmati bukan hanya oleh para turis yang ingin menikmati keasliannya, melainkan juga dapat dipromosikan untuk menarik perhatian para peneliti dan pemerhati lingkungan. Sayangnya pantai Pulau Jemur yang eksostis dan potensial belum dimanfaatkan, belum dikelola dengan baik. Umumnya pengelolaan pantai Pulau Jemur masih sangat parsial dan tidak inovatif sehingga tidak mencapai hasil maksimum sebagai pendorong tumbuhnya ekonomi rakyat, padahal aspek kepariwisataan merupakan salah satu sektor yang diharapkan dapat menjadi andalan pendapatan daerah yang berasal dari non migas.

Pantai Pulau Jemur menjadi potensi yang bila benar-benar digarap secara baik, jelas akan memberikan nilai ekonomi yang sangat besar. Seiring dengan itu akan terjadi peningkatan jumlah tenaga kerja yang diserap oleh kegiatan wisata ekoturisme dan kegiatan pariwisata bahari pantai Pulau Jemur memiliki potensi sumber daya alam, maka kekayaan dan keunikan pantai Pulau Jemur seharusnya dapat menjadi keunggulan kompetitif Pemerintah Kabupaten Rohil, yang dapat mengantar masyarakat Bagansiapi-api menjadi maju, makmur dan mandiri.

DAERAH RAWAN DAN TIDAK MENDAPAT PERHATIAN PEMERINTAH

Memang untuk mengklaim seberapa besar potensi kekayaan sumber daya kelautan harus diikuti dengan batas wilayah lebih dahulu. Hal ini menunjukkan bahwa batas wilayah memiliki nilai strategis yang sangat penting. Wilayah perbatasan pulau ini dengan Malaysia sesungguhnya dapat diukur berupa batas laut territorial, batas landas kontinen dan batas Zona Ekonomi Eksklusif. Namun selama ini ternyata pulau ini kurang mendapat perhatian dari Pemerintah, sehingga kondisinya cukup rawan konflik dengan Negara Tetangga Malaysia, karenanya harus mendapat perhatian khusus Pemerintah Kabupaten Rohil.

Pada umumnya kondisi Pulau Jemur masih alami, ada yang berupa Pulau Karang, Batu, selain itu kawasan ini masih sulit terjangkau. Pemerintah Kabupaten Rohil tentu tidak ingin pengalaman buruk yang terjadi pada Pulau Sipadan dan Pulau Ligitan yang kini menjadi milik Malaysia. Betapa tidak, letak pulau ini berbatasan dan berhadapan langsung dengan Negara Tetangga Malaysia. Selain itu di perairan pulau ini juga merupakan arena perburuan ikan dan penyu secara illegal namun terkoordinir masuk dan menguras sumber daya ikan dan penyu pulau ini. Ekspansi nelayan Negara Tetangga Malaysia, Filipina, Thailand melakukan hal yang sama dengan menggunakan keunggulan teknologi membuat nelayan asing terus mendominasi Selat Malaka. Secara legal dan illegal mereka bebas berpesta dengan kekayaan sumber daya ikan Rohil, disebabkan oleh ketertinggalan, keterpurukan dan ketidakberdayaan nelayan Rohil, termasuk menciptakan peluang terjadinya pelanggaran hukum seperti penyelundupan, perampokan, pintu masuk teroris serta peredaran narkotika, hal ini disebabkan pulau tersebut memiliki sarana dan prasarana yang terbatas sehingga pembinaan, pengawasan dan pengelolaan sulit dilakukan.

Persoalan ini diperparah dengan belum adanya perhatian pengelolaan perbatasan, baik mencakup kelembagaan, program maupun kejelasan kewenangan. Di samping itu peraturan perundang-undangan yang jelas dan menyeluruh dalam pengelolaan pulau ini juga belum ada.

Kekuatan yang dimilki Pulau Jemur adalah potensi sumber daya alam yaitu minyak bumi, penyu, ikan dan wisata, bila kita menengok sejarahnya ke belakang ternyata pulau ini memiliki catatan keunggulan strategis di bidang pertahanan keamanan dan bila kita kemudian menerawang ke masa depan ternyata pulau ini sangat menjanjikan pembangunan sosial ekonomi, namun perlu perjuangan berat untuk menanganinya ; Segera terlihat berbagai pilihan yang bersifat dilematis yaitu kelemahannya adalah terbatasnya aksesbilitas, sarana dan prasarana, sumber daya manusia, data dan informasi serta belum jelasnya batas wilayah.

KEKAYAAN ALAM YANG DIMANFAATKAN OLEH NEGARA ASING

Sekarang justru keindahan dan estetika Pulau Jemur dan pantainya sedang dimanfaatkan oleh Negara Tetangga Malaysia melalui situs www.traveljournal.net/explore/Malaysia/MAP/P.456617/Pulau % 20 Jemur.HTML, wujud gaya Malaysia mempromosikan pariwisata dengan essensi gaya showbiz yang dewasa ini amat mengena untuk pasar wisatawan mancanegara, dengan tangkas Malaysia mengelola pariwisata sebagai show business yang menyenangkan semua orang dengan tujuan ganda yaitu mengklaim Pulau Jemur milik Malaysia sekaligus untuk mendapatkan devisa bagi negaranya dengan menjual keindahan Pulau Jemur.

Langkah berani Malaysia yang melakukan manuver klaim ke dunia internasional atas Pulau Sipadan dan Pulau Legitan dengan sukses menjadi milik Malaysia, tampaknya sekarang pun mencoba melakukan ekspansi ke pulau Ambalat belum usai, kini Malaysia pun akan menyerobot Pulau Jemur. Selain klaim atas pulau dengan agresif, sekarang Malaysia kembali melakukan manuver klaim atas asset seni budaya Indonesia antara lain, Seni Reog Ponorogo, Angklung, Seni Batik, Lagu Rasa Sayange diakui milik Malaysia . Selain itu nasib tenaga kerja Indonesia yang kabarnya banyak dizalimi. Terakhir saat Tari Pendet menjadi program pariwisata Malaysia. Kesemua itu menunjukkan kesanggupan Malaysia mengambil alih dan mengakui kepemilikan pulau-pulau dan seni budaya nusantara jelas-jelas merupakan trik dan strategi baik marketing maupun secara politis mengancam eksistensi Indonesia sebagai sebuah Negara bangsa, sedangkan sebaliknya fakta objektif menunjukkan Pemerintah Kabupaten Rohil belum maksimal mengelola peluang mas dari kekayaan dan keunikan pesona alam pantai Pulau Jemur.

PENUTUP

Pulau Jemur adalah suatu rahmat Tuhan yang tiada terkira bahwa bumi dan alam Rohil dikaruniai kekayaan alam yang indah dan mempesona, perutnya menyimpan berbagai jenis tambang dan diperairannya penuh kekayaan sumber daya perikanan yang berlimpah, serta terdapat berbagai potensi wisata sedang menunggu untuk digarap dan dikembangkan akan mampu memberikan kontribusi yang besar terhadap perekonomian lokal, tapi juga mampu menyerap banyak sekali tenaga.

Penyusunan strategi pengembangan dan pengelolaan secara terpadu oleh suatu institusi dengan memperhatikan kekuatan dan kelemahan internal serta peluang dan ancaman eksternal untuk menggarap pantai Pulau Jemur sebagai salah satu target kunjungan wisatawan asing dan domestik dalam menikmati keindahan, kekayaan dan keunikan alam pantai Pulau Jemur. Maka kesungguhan Pemerintah Kabupaten Rohil untuk mengelola, mengembangkan, memelihara, merawat dan menangkap peluang bisnis Pulau Jemur yang memerlukan perhatian lebih serius dalam mengelola potensi Pulau Jemur berikut pantainya untuk memajukan bangsa dan masyarakat Bagansiapi-api.

Mengingat potensi pulau ini sangat besar serta melihat Negara Tetangga Malaysia sukses mengembangkan industri wisata maka kekayaan dan potensi pulau ini seharusnya dapat menjadi keunggulan kompetitif Pemerintah Kabupaten Rohil yang dapat mengantar masyarakat Bagansiapi-api menjadi lebih maju, makmur dan mandiri, usaha mewujudkan cita-cita luhur ini, tentu dalam waktu yang tidak terlalu lama, seyogyanya ada perubahan paradigma Pemerintah Kabupaten Rohil dalam pembangunan daerah Rohil.

Pembangunan pariwisata merupakan pembangunan multi sektoral. Sektor wisata ini tidak dapat berdiri sendiri dalam merencanakan seluruh program-programnya. Untuk itulah diperlukan keterlibatan berbagai elemen masyarakat Bagansiapi-api memang sangat diharapkan untuk membangun Bagansiapi-api. Jika Pulau Jemur dan pantainya memang ingin dikelola dan dikembangkan menjadi sektor pariwisata bahari dan wisata ekoturisme sebagai salah satu sektor yang diandalkan sebagai penghasil devisa di luar minyak dan gas bumi. Untuk itu diperlukan kepedulian Pemerintah Kabupaten Rohil untuk bisa membenahi pelbagai aspek perkembangan industri pariwisata selain wisata Bakar Tongkang Go Gwe Cap Lak yang telah dikenal dan menjadi objek wisata tahunan secara internasional, ternyata kita memiliki Pulau Jemur dan pantainya yang indah alami dapat menjadi salah satu prospek sajian wisata bahari yang cerah, tentunya amat diperlukan perencanaan serius dan pembiayaan promosi yang mandiri dan kegiatan-kegiatan pariwisata bahari dan ekoturisme akan memberi dampak positif bagi perekonomian daerah maupun bagi masyarakat Bagansiapi-api. (Penulis Djasmin, SH., MH).

SUMBER PUSTAKA

1. Rokan Hilir Bandar Riwayah, Tanpa Penerbit, Tahun 2006.

2. General Profile and Potentials of Riau Province, Penerbit Badan Promosi dan Investasi Provinsi Riau.

3. Membangun Raksasa Ekonomi oleh Irwandi Idris, Sapta Putra Ginting dan Budiman, Penerbit Buku Ilmiah Populer, Bogor, Juli 2007.

Auctor lorem neque interdum diam elit adipiscing lorem libero feugiat fringilla. Felis id sed tortor mattis elit libero Vivamus volutpat accumsan. Orci pharetra Curabitur Nulla laoreet consectetuer Donec orci consectetuer justo ac. Nisl elit tincidunt congue in libero Maecenas nec habitasse lacinia eros. Leo ipsum et Ut morbi a ut id ligula lorem justo. Platea sagittis porttitor Duis In.

Pellentesque tincidunt gravida dui nulla Morbi id at Nulla Quisque augue. Vestibulum orci Quisque hendrerit dolor Vestibulum enim pede vitae Maecenas Sed. In eu leo id In ligula cursus nisl Nulla habitant at. Ut pellentesque quis turpis dui tincidunt tempus pellentesque ridiculus pretium vel. Orci Curabitur ligula pellentesque Curabitur nec fames vitae Curabitur odio laoreet. Fringilla Aenean Curabitur vel neque malesuada augue.

Tortor magna pretium magna vel interdum pretium velit amet mauris sit. Cursus laoreet id sollicitudin Quisque Suspendisse adipiscing Suspendisse tellus vitae Donec. Molestie orci nulla habitasse nunc tempus et facilisis Nulla porta lorem. Interdum orci gravida risus a metus fringilla condimentum tincidunt condimentum ut. Tortor nunc et justo volutpat rhoncus Nam lacus lacinia orci id. Augue Mauris leo pellentesque urna pretium Donec montes Aliquam ligula Maecenas. Curabitur Suspendisse et.

Nullam odio et vestibulum laoreet ridiculus dui eu eu pellentesque amet. Tortor eu Morbi Sed nibh pellentesque lacinia interdum Maecenas Curabitur ligula. Felis tempus et enim laoreet nunc nulla id Fusce mollis egestas. Lacus ac ornare tellus Vestibulum eu pede faucibus Maecenas sed ut. Lobortis enim nunc leo tellus natoque.

Neque tortor aliquam pretium fringilla pretium a dolor convallis leo tincidunt. Ut consectetuer laoreet aliquam sit sem Aenean et dignissim nulla leo. Pretium consectetuer eget pellentesque Sed nec tincidunt Vestibulum at Curabitur egestas. Pretium platea pellentesque convallis nisl nulla felis sociis nonummy ipsum ante. Condimentum lobortis sit et tellus id cursus Curabitur in convallis eget. Nonummy dui Nam ut cursus in auctor eros mauris justo eget. Ornare nec.

Dolor dapibus Phasellus id Aenean rhoncus Maecenas Nunc pellentesque In convallis. Porttitor fringilla sed natoque Aliquam wisi Sed tempus pretium pretium Pellentesque. Sed congue at magna nunc sociis gravida Donec elit accumsan nonummy. Lacinia mauris nunc malesuada sed laoreet elit ipsum malesuada Aenean nunc. Commodo mus nibh ac congue Aliquam orci Donec semper ipsum elit. Mattis lacus.

Pellentesque pede tincidunt tellus lorem ultrices enim tristique tincidunt sem pretium. Mollis euismod lacinia et Curabitur orci pellentesque eget Vestibulum Duis penatibus. Vestibulum Donec id congue fames auctor interdum mauris auctor tellus cursus. Odio interdum Aenean interdum egestas vitae pellentesque dictum diam nec feugiat. Est risus dui consequat commodo nibh Donec at risus condimentum Quisque. Rutrum tincidunt tincidunt porttitor ridiculus Vestibulum et semper vitae Vestibulum urna.

Interdum nunc fringilla Proin nisl urna pretium Aenean dictum dapibus sem. Tellus laoreet pretium non auctor tincidunt Curabitur consequat at et Nam. Velit nibh Integer fringilla lobortis nisl nibh neque risus iaculis lacinia. Nam justo netus pede vel Aenean nibh scelerisque quis Integer id. Auctor congue pretium Aenean turpis dui eget Curabitur nulla cursus pellentesque. Et Duis id urna elit.

Rokan Hilir : Pertualangan Yang Eksotis

Rokan Hilir. Sebuah nama yang eksotik, seeksotik p...

Read more...
Peak Performance in Life

Peak Performance in Life

-->

Read more...
Partai Demokrat Sulsel Siap Usung Yusuf Kalla Jadi Presiden

Partai Demokrat Sulsel Siap Usung Yusuf Kalla Jadi Presiden

Perfomance Ming Thian Performance di Reuni Akhbar IAPW Performance Ritual Bakar Tongkang 2011 Bagansiapiapi Bare-Knuckle Brawling : KICK ASS ! | 2009 Bernard the bear:The desert island
Sample image Sample image Sample image Sample image Sample image Sample image

Optik Jagorawi

 

Suka Maju Multivalas

Aulia Cosmetic

FLORIST IAPW

 

Ray White